Tecno, merek HP yang bernaung di bawah grup Transsion yang juga membawahi Infinix dan Itel, menyasar pasar negara berkembang seperti Indonesia. HP Tecno pun mengincar pasar menengah ke bawah, dengan spek tinggi dan harga yang masuk akal.
Namun bukan berarti Tecno tidak bisa menciptakan HP high end yang memuaskan. Salah satunya adalah Tecno Camon 30 Premier 5G yang debut di Mobile World Congress 2024 di Barcelona.
Penerus Tecno Camon 20 ini sudah dijual di beberapa negara, namun belum masuk ke Indonesia. Harganya sekitar USD 480 atau di kisaran Rp 7,7 juta dengan varian tunggal RAM 12 GB dan memori internal 512 GB.
Sekilas mengenai spek, Tecno Camon 30 Premier diotaki chip Dimensity 8200 Ultimate dengan baterai 5.000 mAh yang mendukung pengisian daya 70W. Layarnya AMOLED LTPO 120Hz 1.264 piksel berukuran 6,77 inch dan memiliki empat kamera 50MP, yaitu kamera utama, ultrawide, periskop telefoto, dan swafoto.
Dari hands on yang dilakukan, tampak bahwa bagian rangka samping dan sebagian panel belakang terbuat dari aluminium solid.
Di bodi belakang, aluminum itu dipadukan sejenis material kulit lembut dan bercorak. Casing belakang melengkung ke atas untuk menampung bagian kamera yang besar dan tebal.

Ukurannya sendiri kompak dan nyaman dalam genggaman, dengan tebal 7,9 mm dan berat 210 gram. Namun tidak seperti tren beberapa HP kelas atas yang layarnya melengkung di sisi-sisinya, Tecno Camon Premier 5G layarnya datar seperti smartphone klasik.
Layar HP ini tampak cemerlang dan warna-warnanya tajam, menandingi ponsel papan atas dari merek lainnya. Sementara pengoperasiannya berjalan mulus layaknya HP flagship.
Di sisi kamera, HP ini dibekali beberapa fitur AI untuk membantu hasil foto cemerlang dan minim noise. Tombol default kameranya sendiri dinamakan AI Cam. Dalam percobaan ini di mana HP dipakai untuk mengambil beberapa foto, Camon 5G mampu menangkap gambar impresif baik di siang maupun malam hari.


Tecno Camon Premier 30 5G dalam hands on yang singkat ini menyajikan potensi ponsel menengah ke atas yang andal, dipadukan desain yang cukup menarik. Namun tampaknya, Tecno tidak akan memasukkannya ke pasar Indonesia.











Comments