Realme adalah produsen elektronik konsumen multinasional China yang berkantor pusat di Shenzhen, Guangdong. Perusahaan ini didirikan oleh Li Bingzhong pada tanggal 4 Mei 2018, di mana dia merupakan mantan wakil presiden Oppo.
Awalnya, Realme adalah sub-merek Oppo. Di kemudian hari, Realme akhirnya berkembang sebagai mereknya sendiri dan mendapatkan tempat di hati konsumen, khususnya di pasar negara berkembang.
Sebaagai sub-merek Oppo, Realme awalnya dikenal sebagai “Oppo Real” pada tahun 2010. Ya, perusahaan ini cikal bakalnya sebenarnya telah ada sejak tahun 2010, tetapi hanya sebagai bagian kecil dari Oppo. Itulah sebabnya perusahaan ini belum menarik perhatian publik.
Baru pada bulan Mei 2018, Oppo mengumumkan Oppo Realme 1 di India, ponsel pintar bermerek Realme pertama yang pernah ada. HP itu pada dasarnya merupakan Oppo F7 Youth yang diberi merek baru, dengan harga yang lebih murah.
Oppo Realme 1 ternyata menuai kesuksesan, dengan penjualan 400.000 unit dalam dua bulan setelah peluncurannya. Oppo pun mengumumkan bahwa Realme akan menjadi merek terpisah dari Oppo, sehingga menjadi perusahaannya sendiri di bawah BBK electronics. BBK Electronics sendiri sebagai induk Oppo, Vivo dan Realme saat ini sudah bubar.
Perusahaan ini menyebut dirinya sebagai perusahaan muda yang menyasar kaum muda, dengan slogan “Proud to be Young”. Misi utamanya memungkinkan kaum muda dari seluruh dunia menikmati kehidupan yang menyenangkan yang dihadirkan oleh teknologi dengan harga yang lebih terjangkau.
Pada Juni 2020, jumlah pengguna smartphon global Realme mencapai 35 juta, dan penjualan produk AIoT-nya memecahkan rekor 1 juta unit.
Saat ini, Realme telah memasuki 27 pasar di seluruh dunia, termasuk Asia, Eropa, Rusia, Australia, dan Mesir.
Di Indonesia, ponsel Realme bisa dibilang laris. Data dari Q1 hingga Q3 2024 menyebutkan Realme konsisten menempati posisi kelima, menurut laporan dari biro riset Counterpoint.


















Comments