NewsWorld

Kembalinya Jack Ma Disambut Gembira

0
Jack Ma
Jack Ma

Kehadiran pendiri Alibaba Group yang sebelumnya diasingkan, Jack Ma, di simposium bersama Presiden China Xi Jinping baru-baru ini, menyoroti tekad Beijing untuk mengandalkan teknologi inovatif guna mempertahankan pertumbuhan ekonominya.

Setelah memaksa Ant Group milik Alibaba untuk membatalkan penawaran umum sham perdana di Hong Kong pada November 2020, Beijing menghabiskan waktu satu setengah tahun untuk memperketat regulasi di sektor internet.

Itu dimulai setelah pidato Jack Ma yang mengkritik sistem keuangan China, menyebabkan ia tak lagi tampil di hadapan publik.

Semua platform internet, termasuk Douyin, Kuaishou, Alibaba, dan Tencent, menghadapi tindakan keras regulasi. Platform pengiriman makanan dituduh melanggar hak-hak buruh sementara perusahaan angkutan daring didenda karena mengumpulkan data pengguna secara ilegal.

Selama periode tersebut, Jack Ma tinggal di Tokyo bersama keluarganya, bertemu teman-teman di kapal pesiar mewahnya di Eropa, dan mengunjungi perusahaan teknologi pertanian di seluruh dunia. Kemudian, ia kembali ke China pada tahun 2022.

Kini, pertemuan dengan Xi Jinping menunjukkan mereka sudah berdamai. Hal ini disambut gembira oleh netizen dan para investor, di mana harga saham Alibaba pun melonjak.

Beberapa pengamat mengatakan pengasingan Jack Ma dari akhir 2020 hingga awal 2023 menunjukkan sikap negatif Xi terhadap raksasa internet C China dan banyak perusahaan swasta.

Namun Beijing sekarang mencoba menggunakan Jack Ma dan sekelompok pemimpin perusahaan teknologi terpenting untuk memberi tahu dunia luar bahwa China menyambut semua perusahaan teknologi untuk memajukan negara.

“Kehadiran Jack Ma, tempat duduknya yang berada di barisan depan, meskipun ia tidak berbicara, dan jabat tangannya dengan Xi merupakan tanda-tanda yang jelas bahwa ia telah direhabilitasi,” tulis analis Tiongkok Bill Bishop.

Xi Jinping menyampaikan kepada peserta simposium bahwa perusahaan mereka perlu berinovasi, tumbuh, dan tetap percaya diri meskipun menghadapi tantangan ekonomi, yang ia gambarkan sebagai “sementara” dan “terlokalisasi”.

Ia juga mengatakan bahwa ini adalah waktu yang tepat bagi perusahaan swasta dan pengusaha swasta untuk sepenuhnya menunjukkan bakat mereka.

Hal ini secara luas ditafsirkan sebagai pernyataan pemerintah China yang memberi tahu perusahaan teknologi swasta bahwa mereka kembali mendapatkan kepercayaan.

Harga dan Spek iPhone 16e, Ponsel ‘Murah’ Apple

Previous article

Sejarah Realme, ‘Anak’ Oppo yang Memikat Kaum Muda

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in News