Meskipun mengklaim diri sebagai pemimpin ponsel layar lipat, Samsung sejatinya belum benar-benar menjadi yang terdepan dalam inovasi di bidang ini. Belakangan, Samsung seakan membiarkan vendor China mengambil inisiatif dengan berbagai fitur baru di ponsel layar lipat.
Ponsel Flip pertama dengan layar cover yang besar muncul dari China. Hal yang sama berlaku untuk alternatif Galaxy Fold yang sangat tipis. Kemudian, ada ponsel layar lipat tiga juga dari China, Huawei Mate XT yang diluncurkan beberapa bulan lalu.
Nah sebagai tanggapan, Samsung kabarnya akan memproduksi ponsel lipat tiga yang tidak disebutkan namanya, dengan sentuhan khasnya sendiri.
Berita tersebut datang dari media Korea SisaJournal, yang mengklaim Samsung akan menggunakan desain yang berbeda untuk ponsel lipat tiga tersebut dibandingkan Huawei.
Mate XT memiliki mekanisme pelipatan “S” atau “Z”. Itu berarti sepertiga layar terlipat ke luar, menjadi layar penutup, sementara dua bagian lainnya terlipat ke dalam.
Samsung ingin mengadopsi mekanisme pelipatan “G”, di mana dua pertiga bagian samping ponsel yang dapat dilipat, terlipat ke dalam. Itu berarti tidak satu pun dari tiga segmen panel yang dapat dilipat akan terbuka saat perangkat dilipat. Hasilnya, risiko kerusakan yang tidak disengaja seharusnya berkurang.
Kebetulan Samsung Display telah merancang layar untuk jenis ponsel pintar ini. Layar Flex G muncul di CES 2022. SisaJournal mengatakan keputusan desain Samsung terkait dengan daya tahan. Rupanya, beberapa pembeli Mate XT mengalami masalah dengan daya tahan layar.
Huawei mungkin telah menjual antara 100.000 dan 200.000 unit Mate XT karena produksinya terbatas. Terkait hal itu, Samsung juga berencana untuk membuat sejumlah unit ponsel lipat tiga yang tidak sebanyak smartphone jenis lain. Laporan tersebut mengatakan Samsung akan membuat kurang dari 300.000 unit.
Ponsel layar lipat tiga Samsung akan berukuran 12,4 inci saat dibuka sepenuhnya. Kita nantikan saja.


















Comments