Xiaomi dan Realme menunjukkan inovasi mereka dalam bidang fotografi mobile dengan memamerkan konsep lensa kamera terbaru di ajang Mobile World Congress (MWC) 2025 di Barcelona. Kali ini mereka membawa gagasan smartphone modular yang bisa mengubah cara kita memotret menggunakan ponsel.
Xiaomi: Lensa Modular untuk Smartphone
Xiaomi, yang telah lama berkolaborasi dengan produsen kamera ternama Leica, coba meningkatkan kemampuan fotografi pada smartphone flagship-nya. Seri terbaru Xiaomi 15, serta pendahulunya Xiaomi 14, sudah dilengkapi dengan photography kit opsional yang memungkinkan pengguna merasakan pengalaman layaknya menggunakan kamera saku.
Namun, Xiaomi tidak berhenti di situ. Pada acara pamerannya di MWC 2025, Xiaomi memperkenalkan konsep lensa modular yang dapat dipasang di bagian belakang smartphone khusus Xiaomi 15. Lensa ini dirancang untuk menggabungkan kemampuan smartphone flagship dengan kekuatan optik lensa kamera tradisional.
“Kami menggunakan teknologi proprietary untuk mewujudkan konsep ini,” kata perwakilan Xiaomi.
Meski detail teknisnya masih sedikit, konsep ini menunjukkan ambisi Xiaomi untuk membawa fotografi smartphone ke level yang lebih tinggi. Lensa modular tersebut dapat dengan mudah dipasang secara magnetik di bagian belakang smartphone, menawarkan fleksibilitas dan kualitas gambar yang lebih baik.
Realme: Lensa Interchangeable dengan Sensor Sony 1-Inch
Sementara itu, Realme juga tidak kalah menarik dengan memperkenalkan konsep lensa interchangeable mereka. Berbeda dengan desain Xiaomi yang menggunakan sistem magnetik, realme memilih untuk menempatkan lensa tambahan di atas camera island di bagian belakang smartphone.

Konsep lensa Realme ini dilengkapi dengan sensor Sony 1-inch kustom dan sistem pemasangan lensa yang unik, memungkinkan pengguna memasang lensa DSLR langsung ke smartphone. Dua lensa profesional yang ditawarkan adalah 73mm portrait dan 234mm telephoto, yang menjanjikan kejernihan optik dan kemampuan zoom hingga 10x tanpa kehilangan kualitas.
“Konsep ini masih dalam tahap prototipe dan belum siap untuk produksi massal,” jelas realme.
Namun, inovasi ini menegaskan komitmen realme untuk terus mendorong batas fotografi mobile. Bayangkan menggunakan lensa ini di acara olahraga besar atau konser, aplikasinya sangat luas dan menjanjikan.
Desain Mirip: Kebetulan atau Inspirasi?
Menariknya, desain smartphone realme yang digunakan untuk konsep lensa ini terlihat sangat mirip dengan salah satu varian warna dari seri Xiaomi 15. Keduanya memiliki tampilan two-tone yang mengingatkan pada kamera saku ketika dipegang secara horizontal untuk mengambil foto.
Pertanyaannya, apakah Realme akan merombak total desain seri GT berikutnya, atau apakah ini akan menjadi tampilan baru untuk model Pro dari seri nomor mereka? Hanya waktu yang akan menjawab.
Apa Artinya bagi Industri Smartphone?
Inovasi dari Xiaomi dan realme ini menunjukkan bahwa batas antara smartphone dan kamera profesional semakin kabur. Dengan lensa modular dan interchangeable, pengguna bisa mendapatkan kualitas foto yang sebelumnya hanya mungkin dicapai dengan kamera DSLR atau mirrorless.
Namun, tantangan terbesar adalah bagaimana membuat konsep ini terjangkau dan mudah digunakan oleh konsumen biasa. Apakah lensa modular Xiaomi dan interchangeable realme akan menjadi aksesori wajib bagi pecinta fotografi, atau hanya sekadar konsep yang menarik perhatian di pameran?
Apapun itu, konsep lensa modular dan interchangeable yang mereka perkenalkan di MWC 2025 tampaknya bukan hanya sekadar gimmick, tetapi juga menunjukkan arah masa depan fotografi smartphone.
Bagi konsumen, ini adalah kabar baik karena persaingan antara brand-brand terkemuka akan terus mendorong inovasi dan menawarkan produk yang lebih baik. Namun, kita harus menunggu dan melihat apakah konsep ini akan benar-benar diwujudkan dalam produk komersial yang siap dipasarkan.


















Comments