Pangsa pasar Apple turun hampir setengahnya dibandingkan tahun lalu. Ini imbas persaingan yang semakin ketat dari Huawei.
Menurut laporan Akademi Teknologi Informasi dan Komunikasi China (CAICT), pembuat telepon asing mengirimkan 3,04 juta unit di China pada bulan Januari, turun 47,3% dari 5,77 juta unit pada bulan November 2023.
Data CAICT menunjukkan bahwa total pengiriman ponsel pintar dari pemasok luar negeri dari Januari hingga November tahun lalu adalah 42 juta unit, turun 22% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
CAICT tidak menyebutkan merek tertentu. Namun iPhone diketahui merupakan mayoritas ponsel pintar asing yang dijual di China.
Laporan ini menyoroti semakin besarnya tantangan yang dihadapi Apple di pasar ponsel pintar China, di mana persaingan menjadi semakin ketat setelah kembalinya Huawei ke segmen premium.
Menurut laporan Canalys bulan lalu, penjualan ponsel kelas atas Huawei di dalam negeri, atau dengan harga di atas US$600, meningkat 34% pada kuartal ketiga tahun lalu dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pada saat yang sama, Apple melihat penjualan iPhone di Tiongkok turun 5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Namun raksasa teknologi AS tersebut tetap menjadi pemimpin di pasar ponsel kelas atas China dengan pangsa pasar 52%, sementara Huawei menguasai 33%, kata Canalys.
Kebangkitan Huawei telah mendorong Apple melakukan beberapa pemotongan harga tahun ini. Baru-baru ini, awal pekan ini, perusahaan yang berbasis di California menawarkan potongan harga 500 yuan (US$68) untuk model ponsel premium terbarunya, iPhone 16 Pro dan iPhone 16 Pro Max.
Apple juga menghadapi ketidakpastian dalam hal peluncuran fitur kecerdasan buatan (AI), sementara pesaing lokalnya terus maju.
Menurut laporan tersebut, perusahaan tersebut sedang dalam tahap awal negosiasi dengan perusahaan teknologi besar China untuk memperkenalkan sistem Intelijen Apple di Tiongkok, di mana perusahaan tersebut diharuskan bermitra dengan penyedia model AI Domestik. Namun kemajuannya dikatakan lambat.
CEO Apple Tim Cook tahun lalu melakukan tiga kunjungan ke China di tengah tantangan yang semakin besar. Eksekutif tersebut muncul pada bulan November di China International Supply Chain Expo di Beijing, di mana ia berbicara tentang apresiasi terhadap mitra Tiongkok.
Pada bulan Oktober, Cook juga bertemu dengan pejabat senior China, dilaporkan mendiskusikan berbagai topik termasuk keamanan data, dan layanan cloud.




















Comments