GadgetMobile

Akhirnya iPhone 16 Segera Masuk Pasar Indonesia

0
iPhone 16
iPhone 16

Biasanya, iPhone terbaru paling telat masuk ke pasar Indonesia pada akhir tahun, setelah diluncurkan di bulan September. Akan tetapi tidak dengan iPhone 16 yang sampai sekarang belum bisa dijual di sini karena masalah investasi Apple dan TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri).

Kabar baiknya, iPhone 16 akhirnya dipastikan segera hadir. Kepastian ini muncul setelah rampungnya negosiasi antara pemerintah Indonesia dengan Apple terkait Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). Namun raksasa teknologi asal Cupertino ini belum mengungkap jadwalnya.

“Kami senang dapat memperluas investasi kami di Indonesia, dan tidak sabar untuk membawa seluruh produk inovatif Apple, termasuk rangkaian iPhone 16, serta iPhone 16e yang terbaru, kepada konsumen kami di sini,” ujar pihak Apple dalam keterangan resmi.

Apple sebelumnya dilarang menjual iPhone 16 di Indonesia terkait alasan kegagalannya dalam mematuhi persyaratan produksi dalam negeri untuk smartphone dan tablet. Apple kemudian berjanji untuk berinvestasi USD 1 miliar di Indonesia.

Namun, Kementerian Perindustrian belum mau menerimanya karena berupaya mendapatkan keuntungan yang lebih baik dari Apple.

Kesepakatan ini merupakan kemenangan bagi Indonesia. Taktik keras mereka membuahkan hasil dalam upaya mendorong perusahaan asing besar untuk berinvestasi lebih banyak guna mengembangkan barangnya di negara ini dan meningkatkan manufaktur lokal, alih-alih sekadar memanfaatkan Indonesia sebagai pusat penjualan.

Apple telah mengambil langkah konkret untuk memperbaiki situasi, termasuk melunasi utang sebesar USD 10 juta atau setara Rp 163,6 miliar. Menurut Kemenperin, Apple memilih skema 3 atau skema inovasi dalam memenuhi kewajiban TKDN. Skema ini memungkinkan perusahaan untuk berinvestasi dalam pengembangan teknologi dan produksi di dalam negeri sebagai bentuk pemenuhan kewajiban.

Apple juga meminta salah satu perusahaan dalam rantai nilai globalnya (global value chain/GVC) untuk berinvestasi di Indonesia. Perusahaan yang dimaksud adalah ICT Luxshare, yang akan membangun pabrik produksi AirTag di Batam. Nilai investasi yang akan ditanamkan mencapai USD 150 juta atau sekitar Rp 2,45 triliun. Pabrik ini nantinya akan memproduksi 65% dari total kebutuhan AirTag di dunia.

Tidak hanya berhenti di Batam, Apple juga berencana membangun fasilitas produksi aksesoris di Bandung melalui PT Long Harmony. Langkah ini semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu basis produksi dan ekspor Apple di kawasan Asia Tenggara.

Nokia Bangkrut Karena Alasan Ini

Previous article

Kenapa HP Xiaomi Murah? Faktor Penyebab dan Keuntungan bagi Pengguna

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Gadget